Titen POS Titen POS Studi Kasus
Beranda / Studi Kasus / Kafe & Resto

Studi Kasus Kafe, Resto & Booth Minuman

Dua contoh nyata: booth es teh takeaway yang dijalankan satu orang, dan kafe dine-in dengan dapur, bar, dan dua outlet.

Mana yang paling mirip dengan usaha Anda?
KASUS A

Booth Es Teh Mas Andi

1 booth takeaway, 1 orang
Masalah sebelumnya
Jualan ramai tapi tidak tahu untung bersihnya berapa, karena uang beli es batu, gas, dan cup diambil langsung dari hasil jualan.

Alur pemakaian sehari-hari

  1. 1
    Setup
    Isi menu sekali: Es Teh Original jual Rp 5.000, modal per cup Rp 2.000 (teh, gula, es, cup).
  2. 2
    Siang
    Pembeli antre: ketuk menu, terima tunai/QRIS. Tidak perlu meja atau printer dapur.
  3. 3
    Siang
    Beli es batu dan isi ulang gas Rp 40.000: tekan "+ Pengeluaran".
  4. 4
    Malam
    Buka Laporan Laba Rugi: 140 cup terjual, modal, pengeluaran, dan untung bersih langsung terlihat.

Simulasi laba rugi 1 hari

Penjualan (140 cup × Rp 5.000) + Rp 700.000
Modal per cup (140 × Rp 2.000) − Rp 280.000
Pengeluaran: es batu & gas − Rp 40.000
Untung bersih hari ini Rp 380.000
Kalau nanti ingin stok teh & gula terpotong otomatis per gram, tambahkan modul eceran Bahan Baku & Resep.
Biaya Titen POS untuk kasus ini
Paket MandiriRp 49.000
Total per bulanRp 49.000
Fitur yang dipakai:
Kasir cepat tunai & QRIS Harga modal per menu Catat pengeluaran harian Laporan laba rugi otomatis
Coba gratis seperti Booth Es Teh Mas Andi
KASUS B

Kafe Kopi Senja

2 outlet dine-in, dapur + bar, 8 staf
Masalah sebelumnya
Pesanan sering salah antar meja, stok susu dan kopi cepat habis tanpa ketahuan sebabnya, dan uang laci saat ganti shift sering selisih.

Alur pemakaian sehari-hari

  1. 1
    Setup
    Atur denah meja, printer dapur (makanan) dan printer bar (minuman). Isi resep: Kopi Susu = 18 g kopi + 150 ml susu + 1 cup.
  2. 2
    Buka shift
    Kasir pagi membuka shift dengan modal laci Rp 300.000.
  3. 3
    Pesanan
    Meja 5 pesan 2 Kopi Susu + 1 Mie Goreng. Tiket mie keluar di dapur, kopi di bar. Stok kopi berkurang 36 g, susu 300 ml secara otomatis.
  4. 4
    Bayar
    Meja 5 bayar terpisah (split bill): satu QRIS, satu tunai.
  5. 5
    Tutup shift
    Kasir menghitung uang fisik. Sistem membandingkan dengan seharusnya dan menandai selisih, mis. kurang Rp 20.000.

Simulasi laba rugi 1 hari (gabungan 2 outlet)

Penjualan + Rp 4.200.000
HPP dari resep bahan baku (35%) − Rp 1.470.000
Pengeluaran operasional (gas, listrik harian, kebersihan) − Rp 250.000
Untung bersih hari ini Rp 2.480.000
HPP dihitung dari resep, bukan tebakan. Kalau stok susu di gudang lebih sedikit dari catatan, berarti ada bocor/terbuang dan bisa ditelusuri.
Biaya Titen POS untuk kasus ini
Paket Bisnis ProRp 149.000
Total per bulanRp 149.000
Fitur yang dipakai:
Semua fitur Paket Mandiri Hingga 3 outlet & 10 akun staf Meja, open bill & split bill Printer dapur & bar terpisah Resep bahan baku (BOM) potong stok otomatis Shift kasir & deteksi selisih laci Belanja supplier & setoran cabang
Coba gratis seperti Kafe Kopi Senja

Ringkasan: paket mana untuk kafe & resto?

Kondisi usahaPaketHarga/bln
1 lokasi, tanpa cabangMandiri + modul eceran bila perluRp 49.000
Pusat + 1–2 cabang, atau butuh banyak modulBisnis ProRp 149.000
4 s/d 25 cabang + akuntansi lengkapEnterpriseRp 299.000
Semua paket gratis dicoba 14 hari dan bisa naik/turun paket kapan saja tanpa kehilangan data.

Pertanyaan umum kafe & resto

Tidak. Paket Mandiri sudah cukup. Menu meja dan dapur bisa disembunyikan.

Bisa Paket Mandiri + modul eceran Meja Dine-In (Rp 20rb) dan Resep (Rp 49rb). Kalau butuh lebih dari 2 modul, Paket Bisnis Pro biasanya lebih hemat.

Bisa pakai Paket Bisnis Pro + Slot Cabang Tambahan Eceran (+Rp 35.000 / cabang / bln). Lebih hemat dan bayar sesuai jumlah cabang aktif.

Bisa printer LAN/WiFi untuk dapur & bar, dan printer Bluetooth untuk struk kasir.
Baca studi kasus jenis usaha lain: